RSS

Arsip

Sampingan

TEKNOLOGI YANG MENGUBAH DUNIA

MAKALAH

DIAJUKAN UNTUK MELENGKAPI TUGAS

MATA KULIAH BAHASA INDONESIA 

 

logo_gunadarma 

 OLEH

ANDRE SEPTIAN N

NPM: 10111781

 

 JURUSAN SISTEM INFORMASI

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS GUNADARMA

JAKARTA 2013

KATA PENGANTAR

 Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana atas berkat, rahmat dan ridho-Nyalah saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Teknologi yang mengubah dunia”. makalah ini berisi teknologi otomotif khususnya mobil bagi kehidupan manusia. Saya mengucapkan terima kasih kepada Rekan – rekan yang sudah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.

Saya menyadari kalau dalam menyusun makalah ini masih jauh dari kata sempurna. oleh sebab itu dengan hati yang terbuka , saya mengharapkan kritik serta saran yang membangun dari bapak Dosen guna kesempurnaan makalah ini.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Jakarta, 30 November 2013

Penulis

Daftar Isi

Cover………………………………………………………..…………………….…i

Kata Pengantar…………………………………………….…………………………….ii

Daftar Isi…………………………………………….……………………………..iii

BAB I:

Pendahuluan……………………………………………………………………….…1

1.1            Latar Belakang………………………………………………………………………………..1

1.2            Rumusan Masalah…………………………………………………………………………..1

1.3            Tujuan Penulisan…………………………………………………………………………….1

BAB II:

Pembahasan………………….……………………………………………………..2

BAB III:

Penutup…………………………………………………………………………………………………..4

3.1 Kesimpulan ……………………………………………………………………………………….4

3.2 Saran…………………………………………………………………………………………………4

Daftar Pustaka………………….……………………………………………………5

 BAB I

PENDAHULUAN

 

 1.1 Latar Belakang

Seiring dengan berkembangnya teknologi, khususnya dibidang otomotif, sekarang ini banyak kendaraan khususnya mobil telah dilengkapi dengan berbagai fitur dengan fungsi dan tujuan tertentu untuk membuat pengguna kendaraan merasa lebih nyaman, aman dan memberikan kemudahan bagi penggunanya. Tidak seperti kendaraan dengan keluaran lama, yang masih minim fitur teknologi yang memberikan kemudahan dalam berkendara.

Setiap perusahaan menciptakan kendaraan tentunya memiliki berbagai pertimbangan, mulai dari sisi teknologi, keamanan, kenyamanan, tentunya dengan mempertimbangkan daya beli dan daya saing yang cukup ketat. Tentunya suatu perusahaan menciptakan kendaraan disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan juga sasaran konsumen, walaupun kelas kendaraan yang diciptakan adalah sama akan tetapi teknologi yang ditawarkan dan juga harga yang dipasarkan juga berbeda.

1.2 Rumusan Masalah

1.    Apakah yang di maksud dengan teknologi otomotif ?

2.    Mengapa di adakannya acara IIMS 2013 ?

3.    Apa saja jenis-jenis teknologi otomotif yang di hadirkan ?

 

 

1.3 Tujuan Penulisan

1.    Menjelaskan apa itu teknologi otomotif.

2.    Menjelaskan maksud dari acara IIMS 2013.

2.    Menjelaskan jenis-jenis teknologi otomotif yang di hadirkan.

BAB II

PEMBAHASAN

 TEKNOLOGI YANG MENGUBAH DUNIA

Teknologi otomotif adalah berbagai macam inovasi yang terus dihadirkan dan dikembangkan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, hingga menciptakan pengendaraan yang lebih berkualitas dari waktu ke waktu. Berbagai macam produsen pun telah berlomba lomba untuk lebih maju dalam setiap teknologi yang di terapkan pada mobil-mobil mereka.

Aplikasi teknologi ramah lingkungan di dunia automotif semakin nyata. Teknologi tersebut menjadikan mobil-mobil mampu bersahabat dengam lingkungan. Ketua pelaksana Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 Johnny Darmawan berharap tema ”Smart Mobility Vehicle” yang diusung peserta pemeran mampu membawa perkembangan dunia automotif ke arah mobilitas cerdas. “Tidak hanya memberikan kenyamanan visual dan keasyikan berkendara, juga ekonomis dan bersahabat dengan lingkungan, “ujar Johnny.

Mobilitas cerdas memang bukan sekedar utopia belaka. Saat ini setiap produsen mobil di dunia menjadikan tema tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab mereka untuk menjadikan dunia yang lebih baik lagi. Hal itu tergambar jelas di stan beberapa peserta pameran IIMS 2013. Teknologi pengubah dunia yang mereka ciptakan pun menarik untuk dicermati.beberapa produsen menyulap mesin-mesin mobil menjadi lebih bersahabat dengan lingkungan.

Meski menggunakan mesin konvensional, konsumsi bahan bakar dibuat minimal dan emisi gas buang diperkecil. Produsen automotif tersebut diantaranya Honda dengan Earth Dream Technology, Mazda dengan Skyactiv, Ford dengan EcoBoost. Semua teknologi tersebut sudah diaplikasikan di berbagai mobil mereka yang dipamerkan di IIMS 2013.

Sementara, peodusen lain menempuh cara lain. Penggunaan mesin hybrid menjadi garda depan untuk membuat hidup yang lebih baik. Mobl-mobil hybrid mereka pun dibawa di IIMS 2013. Misalkan Toyota dengan TS030, Mitsubishi dengan Outlander PHEV, dan Nissan dengan TeRRA.

Apakah mesin itu sekedar ditampilkan semata ? Jawabannya tidak. Beberapa teknologi tersebut bahkan sudah dirasakan oleh kita. Mazda semakin melengkapi varian mobilnya dengan teknologi Skyactiv. Setelah Mazda CX5 2.0, Mazda CX5 2.5, dan Mazda6. Kini Mazda Biante juga dicangkokkan teknologi Skyactiv.

Beberapa mobil Honda malahan sudah jauh lebih dulu menggunakan Earth Dream Technolgy. Mobil-mobil mereka seperti Honda Accord dan Honda Civic paling terdepan di teknologi tersebut. Ford Fiesta dengan teknologi EcoBoost akan dipasarkan di Indonesia  pada tahun depan. Jadi, percayalah, dunia automotif tidak akan berpangku tangan dalam memperbaiki dunia agar jauh lebih baik

BAB III

Kesimpulan

 Dengan terselenggaranya acara Indonesia International Motor Show ini dapat memudahkan konsumen untuk memilih kendaraan sesuai keunggulan dan kebutuhan serta menambah wawasan konsumen. acara ini memberi peluang bagi produsen mobil untuk mengembangkan teknologi produk dan jenis jenis pengembangannya. Ini dorongan yang positif untuk inovasi produknya untuk pengguna kendaraan maupun kehidupan manusia yang lebih baik lagi.

 Saran

 Tidak ada salahnya Pemerintah turut menyertakan kategori pengembangan teknologi dalam negeri, dengan maksud memberi kesempatan kepada masyarakat indonesia yang mampu berinovasi di bidang otomotif juga.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Wahyu Sibarani, T. 2013. “Teknologi Yang Mengubah Dunia”. Dalam Sindo. 22 September. Jakarta : halaman 27.

http://www.auto-car.co.id/content/look/3/12/Sembilan-Teknologi-Otomotif-Terkini

Mengubah Artikel menjadi Makalah

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 30, 2013 in Tugas Kuliah

 
Sampingan
Definisi Konflik Organisasi
Konflik sosial adalah suatu kondisi dimana terdapat perbedaan tujuan dan kepentingan antar individu atau kelompok dalam suatu proses interaksi sosial.
Terkadang konflik sosial dapat menjadi kekerasan apabila tidak ditemukannya jalan keluar, atau solusi dari permasalahan yang sedang terjadi, oleh karena itu diperlukannya integritas sosial dalam sebuah organisasi.
Sebab-Sebab Timbulnya Konflik Organisasi
1.    Perbedaan Kepentingan / Tujuan antar individu atau kelompok soaial dengan individu atau kelompok sosial lainya.
2.    Mobilitas Sosial, yaitu perpindahan tingkatan sosial dari suatu lapisan sosial ke lapisan sosial lainnya.
3.    Kesalahan dalam berkomunikasi (miscommunication).
Jenis-Jenis Konflik Organisasi
1.    Konflik Individu
2.    Konflik Politik
3.    Konflik Antar Lapisan Sosial
4.    Konflik Antar Generasi keluarga
5.    Konflik Antar Bangsa
6.    Konflik Antar Penganut Agama yang Berbeda

Manejemen Pengendalian Konflik Organisasi

Konflik sosial dapat dikendalikan apabila masyarakat atau individu sadar dan kembali mengaplikasikan nilai dan norma sosial yang berlaku, berikut ini adalah beberapa cara untuk mengendalikan konflik sosial.
1.    Saling memaafkan dan berlapang dada antar pihak-pihak yang berkonflik, baik konflik individu maupun
       kelompok.
2.    Asimilasi, ialah menyatukan dua pendapat yang berbeda menjadi suatu pendapat baru yang merupakan
       gagasan atau ide-ide yang disatupadukan dari dua pendapat berbeda sebelumnya.
3.    Ajudikasi, ialah pengendalian konflik melalui meja hijau (pengadilan) dengan sang hakim menjadi
       pengambil keputusan, biasanya tahap ini ditempuh apabila konflik internal/eksternal yang terjadi dalam
       suatu organisasi mulai memanas dan sulit ditemukan jalan keluar.
 4.   Arbitrase, ialah mencari jalan tengah dari suatu permasalahan, biasanya ditunjuk pihak ketiga yang
       diberikan wewenang untuk menganalisa suatu konflik dan memberikan solusi.
 5.   Dan juga tiap-tiap pelaku yang terlibat konflik tentunya, mengetahui akibat-akibat negatif yang timbul
       tatkala konflik itu terjadi secara berkelanjutan.
Motivasi
Adalah suatu proses interaksi sosial dimana suatu individu memberikan petuah dan pola tingkah laku yang bersifat persuasif kepada hal-hal yang bersifat positif.
Teori Motivasi
Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia., dan merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang kita inginkan. Seorang karyawan mungkin menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan baik, mungkin pula tidak. Maka dari itu hal tersebut merupakan salah satu tugas dari seorang pimpinan untuk bias memberikan motivasi (dorongan0kepada bawahannya agar bias bekerja sesuai dengan arahan yang diberikan.
Content Theory
Content theory berkaitan dengan beberapa nama seperti Maslow, Mc, Gregor, Herzberg, Atkinson dan
McCelland.
1. Teori Hierarki Kebutuhan, menurut maslow didalam diri setiap manusia ada lima jenjang kebutuhan, yaitu:
– faali (fisiologis)
– Keamanan, keselamatan dan perlindungan
– Sosial, kasih saying, rasa dimiliki
– Penghargaan, rasa hormat internal seperti harga diri, prestasi
– Aktualisasi-diri, dorongan untuk menjadi apa yang mampu ia menjadi.
Jadi jika seorang pimpinan ingin memotivasi seseorang, menurut maslow, pimpinan perlu memahami sedang berada pada anak tangga manakah bawahan dan memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan-kebutuhan itu atau kebutuhan dia atas tingkat itu.
2. Teori X dan Y , teori yang dikemukakan oleh Douglas McGregor yang menyatakan bahwa dua pandangan yang jelas berbeda mengenai manusia, pada dasarnya satu negative (teori X) yang mengandaikan bahwa kebutuhan order rendah mendominasi individu, dan yang lain positif (teori Y) bahwa kebutuhan order tinggi mendominasi individu.
3. Teori Motivasi – Higiene, dikemukakan oleh psikolog Frederick Herzberg, yang mengembangkan teori kepuasan yang disebut teori dua faktor tentang motivasi. Dua factor itu dinamakan factor yang membuat orang merasa tidak puas atau factor-faktor motvator iklim baik atau ekstrinsik-intrinsik tergantung dari orang yang membahas teori tersebut. Faktor-faktor dari rangkaian ini disebut pemuas atau motivator yang meliputi:
– prestasi (achievement)
– Pengakuan (recognition)
– Tanggung Jawab (responsibility)
– Kemajuan (advancement)
– Pkerjaan itu sendiri ( the work itself)
– Kemungkinan berkembang (the possibility of growth)
4. Teori kebutuhan McClelland, teori ini memfokuskan pada tiga kebutuhan
– prestasi (achievement)
– Kekuasaan (power)
– Afiliasi (pertalian)
5. Teori Harapan – Victor Vroom, teori ini beragumen bahwa kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dengan suatu cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu pengharapan bahwa tindakan itu akan diikuti oleh suatu keluaran tertentu dan pada daya tarik dari keluaran tersebut bagi individu tersebut. Teori pengharapan mengatakan seorang karyawan dimotivasi untuk menjalankan tingkat upaya yang tinggi bila ia meyakini upaya akan menghantar kesuatu penilaian kinerja yang baik, suatu penilaian yang baik akan mendorong ganjaran-ganjaran organisasional, seperti bonus, kenaikan gaji, atau promosi dan ganjaran itu akan memuaskan tujuan pribadi karyawan tersebut.
6. Teori Keadilan, teori motivasi ini didasarkan pada asumsi bahwa orang-orang dimotivasi oleh keinginan untuk diperlakukan secara adil dalam pekerjaan, individu bekerja untuk mendapat tukaran imbalan dari organisasi
7. Reinforcement theory, Teori ini tidak menggunakan konsep suatu motive atau proses motivasi. Sebaliknya teori ini menjelaskan bagaimana konsekuensi perilaku dimasa yang lalu mempengaruhi tindakan dimasa yang akan dating dalam proses pembelajaran.
Berbagai pandangan tentang motivasi dalam organisasiJenis-jenis Motivasi
Motivasi positif dan motivasi negatif, motivasi positif adalah proses untuk mencoba mempengaruhi orang lain agar menjalankan sesuatu yang kita inginkan dengan cara memberikan kemungkinan untuk mendapatkan hadiah. Motivasi negatif adalah proses untuk mempengaruhi seseorang agar mau melakukan sesuatu yang kita inginkan tetapi teknik dasar yang digunakan adalah lewat kekuatan ketakutan.
Bukti yang paling dasar terhadap keberhasilan suatu bentuk motivasi adalah hasil yang diperoleh dari pelaksanaan suatu pekerjaan.

Konflik Organisasi

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 9, 2012 in Tugas Kuliah

 
Sampingan

Berdasarkan pengalaman di lapangan alias dunia pendidikan, menyontek memang sudah menjadi tradisi dan kebudayaan yang sangat susah untuk di hindarkan. Keinginan untuk mendapat nilai yang bagus dengan tidak di ikuti rajin belajar, menyontek adalah salah satu alternatif yang paling banyak dilakukan kalangan pelajar maupaun mahasiswa. Tidak hanya orang tak pintar saja yang menyontek, bahkan pelajar/mahasiswa yang berprestasi pun tidak luput dari menyontek walau hanya sebagian. Sebenarnya ini bukanlah suatu kebudayaan, melainkan niat dari individu masing – masing yang ingin mendapatkan nilai bagus dengan cara instant dengan menghiraukan resiko yang akan didapat. Bagi kalangan mahasiswa, bisa jadi kalau ketahuan menyontek dosen tidak segan – segan memberi nilai E ditempat. Namun, bagi yang sudah berpengalaman tentunya tidak akan terjadi seperti itu.

Sebagai generasi pemuda – pemudi harapan bangsa, usahakanlah jangan menyontek. Dan kalau terpaksa menyontek pun janganlah sering – sering, kalau kepepet aja. Karena akan menjadikan kita orang yang malas. Ya.. tergantung dari kita individu masing – masinglah. Berikut berbagai macam cara – cara menyontek yang biasa dilakukan para pelajar maupun mahasiswa sekarang.

1. Searching internet menggunakan bantuan Mbah “Google”

Cara menyontek seperti ini hanya bermodalkan HP, pulsa, dan keberanian. Cara ini biasanya yang paling efektif dalam menemukan jawaban, tapi resikonya yang paling besar. Karena kemungkinan ketahuannya lebih tinggi. Bisa bisa HP diambil dan tidak akan dikembalikan lagi.

2.  Spy Shot

Cara ini digunakan jika teman sebangku kita pelit. Kita harus mempunyai mata yg tajam, leher yang panjang dan memanfaatkan waktu secepat mungkin untuk melakukannya. Kunci keberhasilan dalam menggunakan cara ini hanya 1, yaitu memperluas jangkauan mata. Cara ini kurang efektif karena biasanya orang yang pelit berusaha semaksimal mungkin untuk menyembunyikan jawabannya. Dia juga punya trik – trik khusus yg membuat kita tidak dapat melihat jawabannya. Dalam kasus seperti ini, pelaku pencontek cenderung mencontek kerjaan temennya yang pinter. Tapi sering juga karena kepepet, temen yang bodoh pun tetep dicontekin. Dan biasanya korban yang diconteki sedang tidak sadar telah dicontek.

3. Melihat buku catatan di bawah meja

Cara seperti ini  sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya pun besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan )  namun mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko dan mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, harus membolak-balik halaman, menimbulkan suara, pergerakan yg mencurigakan. Jika ketahuan gurupun sangatlah sulit menghilangkan jejak dan urusannya bisa panjang. Lagi-lagi cara ini sangat tidak disarankan bagi yg duduk depan. menyontek denagn cara ini biasanya lebih menjanjikan, tapi kalo resiko kalo ketauan lebih bahaya, karena si pelaku meninggalkan barang bukti.

4. Membuat catatan kecil (External Memory)

Cara menyontek seperti ini adalah yang paling sering dilakukan dan sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Resikonya pun tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru atau dosen curiga dan juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas – remas kertas tersebut dan membuangnya jauh – jauh atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat dan berhati -hati. Orang yang menyontek dengan cara ini biasanya tidak mau duduk di depan, lebih cenderung di samping bagian tengah atau belakang.

5. Sistem Fotocopy

Biasanya para pelaku memfotocopy buku yang akan jadi bahan ujian. Kemudian memperkecilnya menjadi sekecil – kecilnya. Ada juga yang menggunting fotocopyannnya. Ini biasa dilakukan kalangan pelajar yang malas membuat contekan dengan menulis.

6. Mengoptimalkan fungsi Teknologi

Di era globalisasi ini teknologi memang sudah berkembang sangat pesat. Dan tidak sedikit yang menyalahgunakannya sebagai sarana menyontek. Untuk soal matematika dan eksak si pelaku biasanya menggunakan kaluklator hp. Untuk soal bahasa inggris biasanya pelaku menggunakan kamus di hp. Untuk soal berbentuk hafalan biasanya menggunakan notes (catatan) di hp atau memotret bahan ujian yang akan keluar. Bahkan tidak jarang yang menyimpannya dalam bentuk sms.

7. Berinspirasi di WC

Cara seperti ini biasanya dilakukan pelaku jika tidak punya contekan. Pelaku meletakkan buku/catatan kecil tentang materi ujian di WC. Jika si pelaku sudah buntu dan tidak dapat menjawab soal – soal ujian, maka ia akan berpura – pura permisi buang air kecil ke WC. Padahal untuk melihat catatan yang sudah diletakkan di WC sebelum ujian dimuali. Namun, cara seperti ini sudah banyak diketahui oleh guru/dosen. Sehingga ada sebagian guru/dosen yang tidak mengizinkan siswanya untuk keluar kelas saat ujian berlangsung.

8. Ngebatik

Mungkin judulnya agak sedikit konyol , tetapi kasus kasus seperti ini sering kali terjadi. Biasanya pelaku mencoret – coret ringkasan materi ujian di tangannya. Cara seperti ini biasanya relatif cukup aman, karena jarang para guru memeriksa tangan para siswanya. Dan biasanya pelaku yang menggunakan cara seperti ini duduk dibangku depan.

 

 

 

Sampai kapankah budaya menyontek hilang ?

“Fenomena Budaya Mencontek”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 1, 2012 in Tugas Kuliah