RSS

Krisis Politik Di Ukraina

31 Mar

 

Bentrokan yang kembali pecah di Kiev, Ukraina pada Kamis 20 Februari, membuyarkan kesepakatan gencatan senjata yang baru sehari dicetuskan Presiden Viktor Yanukovych. Setidaknya 25 orang tewas dalam bentrokan terbaru itu dan membuat negara pecahan Uni Soviet itu makin terperosok dalam konflik berdarah.

Tetapi bagaimanakah awal krisis politik itu terjadi? Berikut adalah urutan waktu pecahnya krisis politik di Ukraina, yang sudah menewaskan sekitar 60 orang itu:

November 2013

21 November – Pemerintah Ukraina menunda pembicaraan tentang Perjanjian Asosiasi dengan Uni Eropa, demi membangun hubungan ekonomi yang lebih erat dengan Rusia. Langkah itu memantik kemarahan kelompok oposisi yang pro-Eropa, yang kemudian berencana melakukan demonstrasi.

Desember 2013

1 Desember – Massa berjumlah hingga 500.000 berkumpul di Lapangan Merdeka, Kiev. Mereka membangun perkemahan dan barikade, memulai demonstrasi antipemerintah.

11 Desember – Pasukan keamanan berusaha mengusir demonstran, tetapi gagal.

17 Desember – Presiden Yanukovych berangkat ke Moskwa, Rusia, untuk menandatangi kesepakatan dana talangan sebesar 15 miliar dolar Amerika Serikat (sekitar Rp 177.18 trilun) dan mendapat potongan harga untuk membeli gas Rusia.

Januari 2014

19 Januari – Puluhan orang luka dalam bentrokan berdarah antara polisi dan demonstran di Kiev, setelah sekitar 200.000 demonstran melawan larangan untuk berdemonstrasi.

22 Januari – Demonstrasi terus berlangsung. Polisi menyerang barikade demonstran di pusat Kota Kiev. Para demonstran menyerang dengan lemparan batu dan bom molotov sementara polisi membalas dengan gas air mata dan peluru karet.

28 Januari – Perdana Menteri Mykola Azarov mengundurkan diri. Parlemen membatalkan undang-undang antidemonstrasi.

Februari 2014

2 Februari – Para pemimpin oposisi meminta mediasi internasional dan bantuan finansial dari Barat di hadapan lebih dari 60.000 demonstran di Kiev.

5-6 Februari – Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton dan utusan khusus AS untuk Eropa, Victoria Nuland, mengunjungi Kiev.

7 Februari – Presiden Yanukovych bertemu dengan sekutunya Presiden Rusia, Vladimir Putin, di sela-sela acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia.

9 Februari – Sekitar 70.000 demonstran berkumpul di Lapangan Merdeka.

14 Februari – Sebanyak 234 demonstran yang ditahan sejak Desember 2013 dibebaskan, tetapi dakwaan atas mereka tidak dicabut.

16 Februari – Para demonstran meninggalkan balai kota Kiev yang mereka duduki sejak 1 Desember. Puluhan ribu orang berkumpul di Lapangan Merdeka.

18-19 Februari – 28 orang, termasuk 10 polisi, tewas dalam bentrokan berdarah di Lapangan Merdeka. Demonstran kembali menduduki balai kota Kiev. Polisi antihuru-hara melancarkan serangan terhadap demonstran sepanjang malam.

19 Februari – Presiden Yanukovych mencopot kepala staf angkatan bersenjata Ukraina dan mengumumkan digelarnya “operasi anti-teroris” di negaranya sendiri. Negara-negara Barat mengecam aksi kekerasan di Ukraina dan mengancam akan menjatuhkan sanksi.

20 Februari – Demonstran menyerang polisi di Kiev, mengabaikan kesepakatan gencatan senjata yang dicetukan Yanukovych. Sekitar 25 orang tewas dalam peristiwa itu, demikian dikatakan konresponden AFP di berada di sekitar lokasi bentrokan. Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan dua orang polisi tewas ditembak dalam insiden itu.

 

Dampak Krisis Politik Terhadap Negara – Negara Eropa

Aspek Sosialisasi kemungkinan meningkatnya haters (benci terhadap orang asing), masyarakat Rusia terkenal dengan rasa nasionalisme yang tinggi dan mempunyai sentiment negatif terhadap warga negara asing.

Aspek Ekonomi  Perekonomian dunia yang melambat sejaktahun lalu juga makin terseret pelemahannya dengan krisis ini.Apabila krisis Ukraina meningkat akan membuat limbung perekonomian negara Rusia yang baru mulai berlari dengan ekspansinya ke beberapa negara.Yang mungkin paling terkena imbasnya secara ekonomi adalah negara negara Eropa dimana lebih dari 30 persen kebutuhan gas dan minyak di Eropa berasal dari Rusia. Apabila terjadi perselisihan dan Rusia melakukan pembatasan eksport gas dan minyaknya ke Eropa maka kemungkinan harga minyak dunia akan merangkak naik, karena tidak mudahnya mencari pengganti negara pemasok energi ini.

Aspek Militer  Krisis Ukraina Bisa Picu Perang Dingin Baru Akibat Ulah Rusia. Militer Rusia mengatakan mereka telah melakukan uji coba rudal balistik antar benua, di tengah meningkatnya ketegangan wilayah Ukraina. Krisis politik Ukraina memicu kemungkinan terjadinya era Perang Dingin baru di Eropa. Apalagi Polandia, Republik Ceko, Hungaria, dan Slovakia membandingkan aksi Rusia di Ukraina sama dengan invasi Uni Soviet di negara-negara Eropa Timur pada era 1960-an.

Krisis politik di Ukraina masih belum bisa dikatakan selesai meski Presiden Viktor Yanukovych sudah menandatangani kesepakatan dengan tokoh oposisi untuk mempercepat pemilihan umum. Cara terbaik untuk mengatasi krisis adalah dengan melihat pada kesepakatan 21 Februari. Mereka harus melakukan dialog konstitusional dan proses pembentukan konstitusi baru. Mereka perlu untuk menahan diri dari melakukan pemilihan presiden tergesa-gesa, yang kemungkinan besar akan menciptakan lebih banyak gesekan dalam negeri. Mereka perlu berhenti berusaha untuk mengintimidasi daerah lain dan kekuatan politik lain.

 

http://www.jpnn.com/read/2014/03/05/220040/Ukraina,-Krisis-Terbesar-Eropa-di-Abad-XXI-

http://politik.kompasiana.com/2014/03/04/dampak-eskalasi-krisis-rusia-ukraina-bagi-indonesia-636246.html

http://www.beritasatu.com/dunia/167380-inilah-kronologi-krisis-politik-di-ukraina.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 31, 2014 in Tugas Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: