RSS

Mengapa manusia menciptakan keindahan?

17 Apr

Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman “keindahan” sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau “keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.””Namun saya akan membahas keindahan yang diciptakan oleh manusia.

Keindahan oleh manusia tercipta dengan berbagai macam alasan serta pesan yang terkandung di dalamnya untuk memncapai suatu keindahan yang di ingin disampaikan. Keindahan dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasa. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh fakta kekontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasa, dan menikmati sesuatu yang indah. apabila kedua dasar ini dihubungkan dengan bentuk di luar diri manusia, maka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah. Sesuatu yang indah itu memikat atau menarik perhatian orang yang melihat, atau pun mendengar.

contoh keindahaan yang di buat oleh manusia

Di Indonesia, batik dikenal sebagai kerajinan tangan sekaligus karya seni yang melegenda dan asli dari Tanah Air “Hingga sekarang, ‘fibre art’ seperti batik telah diakui sebagai karya seni. batik memiliki makna ekpresif dan eksploratifInilah yang membuat karya seni batik berbeda dari karya seni lainnya.

Ada banyak kemungkinan untuk berekspresi dalam batik,Tidak hanya terbatas oleh corak yang dibuat dari tangan saja tapi jiga corak alami yang terbentuk pada suatu benda.

 Dalam membatik, yang perlu diperhatikan adalah bahan media membatik, bahan-bahan seperti katun hingga sutra tenun memiliki struktur yang berbeda sehingga menimbulkan kesan mengkilap atau kusam, struktur kasar atau halus adalah ekspresi dari karakter dalam lukisan batik.

Oleh karena itu generasi muda Indonesia harus mengahargai serta mengapresiasi lebih yang merupakan warisan hidup bangsanya.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 17, 2012 in Tugas Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: