RSS

Arsip Bulanan: April 2012

Mengapa manusia menciptakan keindahan?

Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman “keindahan” sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau “keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.””Namun saya akan membahas keindahan yang diciptakan oleh manusia.

Keindahan oleh manusia tercipta dengan berbagai macam alasan serta pesan yang terkandung di dalamnya untuk memncapai suatu keindahan yang di ingin disampaikan. Keindahan dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasa. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh fakta kekontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasa, dan menikmati sesuatu yang indah. apabila kedua dasar ini dihubungkan dengan bentuk di luar diri manusia, maka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah. Sesuatu yang indah itu memikat atau menarik perhatian orang yang melihat, atau pun mendengar.

contoh keindahaan yang di buat oleh manusia

Di Indonesia, batik dikenal sebagai kerajinan tangan sekaligus karya seni yang melegenda dan asli dari Tanah Air “Hingga sekarang, ‘fibre art’ seperti batik telah diakui sebagai karya seni. batik memiliki makna ekpresif dan eksploratifInilah yang membuat karya seni batik berbeda dari karya seni lainnya.

Ada banyak kemungkinan untuk berekspresi dalam batik,Tidak hanya terbatas oleh corak yang dibuat dari tangan saja tapi jiga corak alami yang terbentuk pada suatu benda.

 Dalam membatik, yang perlu diperhatikan adalah bahan media membatik, bahan-bahan seperti katun hingga sutra tenun memiliki struktur yang berbeda sehingga menimbulkan kesan mengkilap atau kusam, struktur kasar atau halus adalah ekspresi dari karakter dalam lukisan batik.

Oleh karena itu generasi muda Indonesia harus mengahargai serta mengapresiasi lebih yang merupakan warisan hidup bangsanya.

 

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 17, 2012 in Tugas Kuliah

 

TUGAS SOFTSKILL 2

TUGAS : Sebagai bangsa timur apa yang harus dilakukan dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan kampus ??

Tidak bisa dipungkiri, bangsa Indonesia sebagai bangsa Timur adalah masyarakat yang menjunjung tinggi tata krama dan adab bergaul di masyarakat. Ada banyak aturan, baik secara yuridis, maupun aturan kebiasaan berupa ritual, upacara adat, dan kepercayaan lain yang masih dipegang teguh dalam masyarakat Indonesia, baik dipandang secara kesukuan maupun nasional. Hal inilah yang membuat masyarakat Indonesia masih diakui sebagai salah satu bagian yang menjunjung tinggi nilai-nilai keutamaan dalam bermasyarakat.

Dalam pergaulan sehari hari khususnya di lingkungan kampus, kita sebagai mahasiswa / mahasiswi patut menjunjung tinggi bangsa ketimuran kita dengan bergaul dan melakukan hal hal yang sesuai dengan pandangan terhadap bangsa kita yang terkesan sopan , santun mentaati peraturan peraturan dan norma norma sosial yang ada.

 

Diantaranya adalah :

  1. Berpenampilan sesuai ketentuan yang berlaku.
  2. Tidak mengkonsumsi banrang barang terlarang, khususnya narkotika dan sejenisnya.
  3. Menerapkan rasa kedisiplinan dan rasa tanggung jawab .
  4. Bersikap sopan dan saling menghargai sesama antar sesama manusia di lingkungan kampus tanpa membedakan suku, golongan, ras, dan agama.
  5. Menjaga norma kesusilaan .
  6. Saling menghargai dan mengasihi antara satu dengan lainnya tanpa terkecuali.
  7. Menjadikan perbedaan sebagai pembentuk kesempurnaan untuk saling belajar menjadi lebih baik dalam segi dan hal apapun.
  8. Mentaati peraturan yang telah diterapkan oleh pihak kampus demi terciptanya suasana dan kepribadian kampus yang baik.

Bangsa timur adalah bangsa yang ideal, masyarakatnya yang mudah menreima kebudayaan dari bangsa lain dan juga mudah mengikuti trend dari bangsa barat tanpa memikirkan dampak negatif kebudayaan bangsa barat. Kebanyakan dari bangsa timur lebih cepat mengingat gaya budaya bangsa lain dibandingkan budaya bangsa sendiri dan juga kurangnya minat masyarakat terhadap kebudayaan bangsa sendiri begitupun dalam lingkungan tempat pendidikan khususnya kampus.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 17, 2012 in Tugas Kuliah