RSS

Arsip Bulanan: November 2011

PERSAMAAN HAK DAN DERAJAT DI DALAM MASYARKAT INDONESIA

Kali ini saya akan menulis tentang Persamaan Hak dan Derajat di Dalam Masyarakat Indonesia. “apa arti hak yang sebenarnya ?”, hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita sendiri. Yaitu kita wajib untuk mendapatkan hak pendidikan, kesehatan, kehidupan yang layak,beragama, berpolitik, serta perlindungan dari negara dan lain lain. setiap manusia ber hak atas pribadinya sendiri/individu, kelompok, golongan, komunitas maupun Bangsa asalkan tidak bertentangan dengan norma norma yang berlaku.

Persamaan hak dan derajat dalam masyarakat Indonesia terlihat sangat memperihatinkan. Contoh kecilnya saja.Orang orang yang berprofesi sebagai buruh. Buruh adalah pekerjaan yang di anggap termasuk golongan bawah. Didalam suatu perusahaan ,jabatan Seorang karyawan akan lebih dihargai dibandingkan dengan jabatan Buruh.Padahal Buruh termasuk salah satu faktor yang berperan sangat penting di dalam pembangunan suatu negara .Tanpa mereka pembangunan tidak akan terjadi. Tenaga kerja yang mampu bekerja apapun dari upah/gaji yang terbilang sangat minim.

Hak buruh kontrak hanyalah sebatas Upah Minimum Kota (UMK). Mereka tidak mendapatkan tunjangan sosial apabila ada masalah kesehatan, terjadi kecelakaan, atau pun kematian. Jangankan tunjangan hari tua, apabila umur mereka telah merambat naik mereka bisa diberhentikan begitu saja tanpa pesangon, lalu digantikan oleh buruh kontrak lain yang lebih muda. Begitu juga dengan pekerja kontrak yang wanita, dapat di-PHK apabila hamil. Semuanya demi efisiensi usaha.

Buruh pun tampak pasrah dan kurang bersemangat memperjuangkan hak-hak mereka melalui serikat buruh. Hal ini terutama dikarenakan mereka telah menandatangani kontrak dengan pihak penyedia jasa tenaga kerja yang memperkerjakan mereka. Kontrak itu adalah pernyataan kesediaan menerima upah minim tanpa jaminan apa pun.

Apabila pemerintah Indonesia mengabaikan dan tidak memberikan perlindungan kepada buruh, cepat atau lambat akan merugikan Republik ini sendiri. Ekonomi suatu negara hanya akan kuat jika ditunjang oleh seluruh rakyat, bukan oleh pengusaha-pengusaha tertentu saja. Rakyat mampu berdayaguna hanya jika pemerintah menjalankan perannya sebagai pelindung dan pengayom rakyat.

Jika masyarakat kecil secara umum dibiarkan terus diamputasi hak-haknya untuk hidup sesuai dengan martabat kemanusiaan, maka dalam jangka panjang yang akan terjadi adalah pembangunan di Indonesia bukan pembangunan Indonesia. Pada waktu itu, hanya sejumput kecil pemilik kapitallah yang akan diuntungkan, sedangkan puluhan juta manusia Indonesia lainnya hanyalah orang-orang tanpa penghasilan yang layak, jaminan sosial, dan kepastian masa depan. Mereka menjadi budak-budak terabaikan di tanah sendiri. Selain itu, apabila kebutuhan pokok (sandang, pangan, papan, kesehatan) dan pendidikan tidak dimurahkan atau digratiskan, maka dalam 10 sampai 20 tahun ke depan angka anak-anak malnutrisi dan maledukasi akan menanjak tajam. Dengan demikian, jelaslah bahwa kesuraman hidup buruh kontrak adalah kesuraman masa kini dan masa depan bangsa ini.

Sesuai dengan amanat konstitusi negara, UUD 1945 Pasal 28D ayat (2) “Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja”, pemerintahlah yang mampu dan harus memberikan perlindungan hak-hak tenaga kerjanya.

Perbedaannya sangat nyata, diskriminasi dengan jelas terpampang disini. memang, hal ini akan selalu ada.Persamaan derajat pun sulit untuk di lihat konsepnya. Orang pada kalangan atas tidak pernah peduli dengan kesulitan pada orang kalangan bawah. Orang kalangan bawah merasa tidak pernah peduli dengan kesulitan mereka, sedangkan orang pada kalangan menengah merasa tidak ada keterlibatan dan mereka tidak mau ambil pusing dengan 2 lapisan yang lain.

Negara Indonesia adalah negara demokrasi yang menghargai persamaan hak dan kewajiban diantara sesama manusia. Persamaan hak dan kewajiban diatur dalam UUD 1945 pada pasal 2di kot7 ayat (1), (2), dan (3) pasal 28A-J, pasal 29, pasal 30, 31, 32, 33, dan pasal 34. Kesamaan derajat di Indonesia terwujud dalam jaminan hak di berbeagai bidang kehidupan. Hak tersebut dikenal dengan hak asasi manusia.Hak asasi manusia yang ada pada seseorang sudah melekat sejak dia di lahirkan. Kesamaan derajat adalah suatu hubungan timbal balik yang terjadi antara masyarakat dengan lingkungan di sekitarnya serta adanya persamaan hak dan kewajiban di antara satu sama lain. Seharusnya pemerintah terlebih dahulu memberikan warga negaranya penghidupan yang layak, pendidikan dan kesehatan yang merata di setiap daerah agar persamaan hak dan dearajat di kota maupun di desa.

“ JADI Pemerintah pasti perlu menciptakan iklim yang Sederajat serta kondusif demi mendorong perkembangan Masyarakat di Indonesia untuk pemerataan hak dan derajat yang terlampau memprihatinkan menjadi suatu keadilan yang perlu di tegakan dalam menghargai suatu golongan terkecil skalipun . Karena mereka berhak untuk memperoleh itu semua. “

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 26, 2011 in Tugas Kuliah

 

“MY PLANING FUTURE”

PLANING

Nama saya Andre Septian. Umur saya 18 Tahun. Saya seorang MUSLIM. Saya seorang Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer jurusan Sistem Informasi di Perguruan Tinggi Universitas Gunadarma. Banyak harapan dan cita cita yang ingin saya capai.Namun hidup itu punya banyak kemungkinan, dan dapat berubah kapan saja.

Planing saya kedepan Antara lain:

1. Pada setiap semester kuliah saya ingin mendapatkan IPK minimal 3.0 (insyaAllah)

 2. Mendapatkan Gelar sarjana

3. saya ingin menjadi  Penerus keluarga saya Mencoba mendaftarkan diri sebagai anggota POLRI .

4. Jika saya sudah di terima sebagai anggota POLRI, selesai menempuh pendidikan dan ingin di tempatkan tugas di Jayapura (Papua) yaitu tempat saya kecil dan besar disana. Dan jika saya tidak di terima harapan saya ingin mencoba menjadi pegawai negeri di kementrian Luar Negeri Jakarta.Namun saya harus tetap optimis pada pilihan saya yang pertama.

5. pada umur  25  ingin dipindah tugaskan ke Mabes POLRI jakarta dan dipindahkan di bagian Divisi Hubungan Internasional.

6.pada umur 26 atau 27 ke depan setelah sudah mempunyai pekerjaan yang tetap, saya Ingin berkeluarga.

7. Mempunyai keluarga yang bahagia, sakinah , mawadah ,dan waromah.

Saya hanyalah orang biasa yang mempunyai harapan dan cita cita yang sangat tinggi.Simpel namun butuh Usaha dan kerja keras.Tetapi harapan tanpa usaha dan doa juga pasti sia sia. Doakan saya Semoga smuanya dapat terkabulkan dan indah pada waktunya. AMIEN.

🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 20, 2011 in Tugas Kuliah

 

VANISHING on 7TH STREET

           Saya memilih sebuah film yang agak berbeda. Tentang suatu kejadian yang sangat tidak wajar dan susah untuk bisa di terima oleh nalar manusia.
               Populasi penduduk di seluruh kota menghilang dengan misterius seiring dengan wabah kegelapan total yang semakin hari semakin menyebar keseluruh Kota. hanya beberapa orang yang masih hidup, dikelilingi oleh tumpukan pakaian, mobil yang ditinggalkan dan bayangan-bayangan.Para warga yang masih selamat berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan diri dan mencari sumber cahaya, karena itu adalah satu-satunya cara untuk mereka agar bisa selamat dari bahaya yang membuat penduduk lain menghilang dalam kegelapan.

                Cerita berawal dari seorang laki – laki yang bekerja sebagai reporter televisi, James (Jacob Latimore) membaca sebuah berita tentang sebuah koloni yang hilang di masa lalu. Tiba -tiba   saat   sibuk    mengatur pemutaran berita di belakang layar, semua lampu mati dan suasana menjadi sunyi senyap seperti di kota mati. James sendiri masih bisa melihat dalam kegelapan karena lampu senter kecil yang terpasang   helm   di kepalanya. Saat mencari tahu apa yang terjadi, maka sadarlah James bahwa seluruh orang (bahkan seluruh manusia) telah menghilang dari dalam studio. Hanya tersisa pakaian    mereka   saja   yang   masih   berada ditempatnya semula.Disusul kemudian dengan adegan seorang dokter perempuan, Rosemary (Thandi Newton) di sebuah rumah sakit yang mengalami hal yang sama. Seluruh manusia menghilang, hanya tinggal dia sendiri.

       Prolog yang lumayan mebingungkan ya ? Bahkan, saat tokoh utama mulai muncul (Luke,diperankan oleh Hyden Christensen) yang terbangun di pagi hari sambil meniup lilin di kamarnya, film ini masih memiliki daya tarik untuk terus di tonton. Luke tidak menemukan satu orang pun di sekelilingnya, dan di sinilah -jika anda jeli melihat tiap sudut dalam film dengan teliti, akan mulai terlihat adanya bayangan – bayangan dalam gelap yang muncul setiap kamera memperlihatkan sudut – sudut gelap dalam sebuah ruangan. Bahkan kegelapan itu bisa muncul dari tiap benda yang bisa memantulkan bayangan jika terkena cahaya.

               tokoh anak kecil aneh yang tiba -tiba muncul dan tidak dijelaskan kaitannya dengan kejadian di film, Dan yang sangat mengejutkan adalah dia bertahan hidup karena sepasang sepatu yang di kenakannya dapat menyala jika di pijakan, serta ia mempunyai senter cahaya panel surya yang dapat terus menerus mengisi baterai selama masih adanya siang hari. Sampai pada akhir cerita, pada suatu pagi berikutnya hanya ia menemukan kuda . Dan kuda itu yang menemaninya mencari keberadaan orang orang yang entah masih hidup atau tidak di kota tersebut.Selesai.

Film yang mempunyai ending sebuah tanda tanya besar.

Tak ada yang bisa menjelaskan kenapa malam itu tiba-tiba saja semua lampu padam dan tampaknya ini tak hanya terjadi di Detroit saja. Seluruh dunia tiba-tiba saja gelap gulita. Tapi bukan itu masalah sebenarnya.

“Mereka dalam keadan sangat beresiko ,mau tidak mau harus saling membantu satu sama lain untuk saling bertahan hidup menghindari kegelapan yang mengancam nyawa mereka dan bahkan untuk hal yang tidak pasti sekalipun.(kemanusiaan).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 18, 2011 in Tugas Kuliah